menangani masa depan Blackberry, baik itu menyangkut rencana
strategis, kerjasama, atau kemungkinan terburuk sekalipun yaitu dijual
secara keseluruhan.
Komite khusus yang dibentuk Blackberry tersebut yaitu beranggotakan
CEO Thorsten Heins, Timothy Dattels, Bert Nordberg untuk membuat langkah
strategis BlackBerry ke depannya termasuk rencana jika ada peminat yang
ingin menjadi pemilik baru Blackberry.
Sejak mengumumkan langkah tersebut, beberapa analis atau jasa
keuangan mulai menghitung berapa besar aset yang dimiliki Blackberry.
Dengan prediksi harga yang ada, para analis tentunya bisa membantu
pihak-pihak yang ingin mengakuisisi BlackBerry.
Dikutip dari GSM Arena, jika menghitung total hak paten dan lisensi
yang dimiliki, maka jika ada perusahaan yang membeli portofolio hak
patennya saja, bisa mencapai 2 miliar US Dollar hingga 3 miliar US
Dollar atau setara 2 tiliun sampai 3 triliun jika dikonversikan ke
rupiah.
Namun harga tersebut akan berubah jika terjadi lelang atau istilahnya
penawar lebih dari satu, maka harga portofolio hak paten dan lisensi
BlackBerry bisa mencapai 4 milir US Dollar sampai 5 miliar US Dollar
atau sekitar 4 triliun hingga 5 triliun dalam mata uang rupiah.
Wajar saja jika Blackberry
punya aset portofolio hak paten sebesar itu. Karena Blackberry dinilai
sebagai salah satu kekuatan di industri mobile seperti perangkat
smartphone. Sangat tragis jika melihat bagaimana BlackBerry yang dulu
menjadi penguasa, kini kalah bersaing dengan android dan ios.
Saturday, 17 August 2013
Terus Merugi, BlackBerry Dikabarkan Siap Untuk Dijual
Added 02:50, Under: Blackberry , Info
0 comments:
Post a Comment